Jalur pendakian dari arah
Batu, yang terletak di sebelah barat Gunung Welirang, juga merupakan jalur yang
menarik dan menyenangkan. Kota Batu, keadaannya tidak berbeda jauh dengan
Tretes, merupakan kota wisata memiliki panorma yang menarik, dengan berbagai
fasilitasnya dan treknya
selama perjalanan melewati hutan dan sejuk sekali udaranya. Batu,
disebut juga Kota Apel, dan mendapat julukan Swiss-nya Jawa, terletak dilembah
Gunung Panderman dan lereng Gunung Arjuno, memiliki kawasan wisata dengan
sumber air hangat di Songgoriti. Untuk menuju Batu dari arah Kediri atau Malang
kita dapat naik bis/colt, selanjutnya dilanjutkan dengan minibus dari Batu
menuju Desa Sumber Brantas lewat Selecta.
Kita bisa berhenti di Selecta,
yang juga merupakan kawasan wisata yang ternama, terletak pada ketinggian 1.200
m.dpl, hawanya sejuk dan tersedia sarana wisata yang menyenangkan, kolam renang
dan taman bunga, juga pasar buah dan sayur segar. Di Selecta, banyak tersedia
hotel maupun losmen dimana kita dapat bermalam. Fasilitas telpun terakhir ada
di Selecta ini.
Di Desa Sumber Brantas (1.600 mdpl) terdapat mata air yang merupakan sumber
dari Sungai Brantas yang mengalir ratusan kilometer, yang merupakan darah bagi
lahan pertanian di Jawa Timur. Di mata air ini kita harus menyiapkan air
secukupnya untuk perjalanan ke puncak dan kembalinya. Dari Sumber Brantas,
mengikuti jalan aspal kearah Pacet -Mojokerto sejauh 8 km, kita akan sampai di
Cangar yang merupakan kawasan Taman Hutan Rakyat Suryo yang sedang
dikembangkan fasilitasnya, untuk menikmati mandi air panas alami dari kaki
Gunung Welirang.
Di Desa Sumber Brantas
kendaraan umum biasanya menurunkan kita di Pos KSDA, tetapi kita bisa minta
turun (dengan perjanjian) di ujung desa. Sebelum pendakian, kita harus
mendaftar kepada Petugas KSDA. Dari ujung desa, kita memulai pendakian selama 2
jam, dengan melewati jalan berbatu yang menanjak dan ladang sayuran ke arah
Timur Laut, sampai ke tepi Hutan Lali Jiwo sebelah barat. Dalam perjalanan ini,
samar-samar akan terlihat puncak Arjuno. Untuk menyingkat waktu, kita bisa juga
menyewa Jeep di desa Sumber Brantas ini, untuk mengantarkan kita sampai akhir
kebun sayur di tepi hutan.
Setelah pendakian 4 jam lagi melintasi hutan tropika yang lebat Lali Jiwo,
kita akan sampai di punggungan gunung yang menghubungkan puncak Gunung Welirang
dan Gunung Arjuno, tepatnya sebelah Tenggara Gunung Kembar I. Disini terdapat
persimpangan, kearah kiri untuk menuju puncak Gunung Welirang selama 2-3 jam
dan ke arah kanan menuju Gunung Arjuno selama 4 - 5 jam. Sebelum pertigaan kita membangun
camp dan paginya lanjut berjalan sekitar jam 10.00 wib dan sampek pos terakir
untuk membangun tenda yaitu di deket puncak, detailnya di depan gua yang di
dekat puncak welirang, kita sampai sekitar jam 16.00. besoknya kita jalan ke
puncak pagi jam 08.00 perjalanan dari gua kepuncak hanya 15-20 menit saja. Dan
siangnya jam 13.00 kita sudah mempersiapkan untuk turun kembali ke pos ksda
dimana kita udah janjian sama sopir truknya.
Perjalanan mendekati Puncak
Gunung Welirang dilereng sebelah barat, kita akan dapat menyaksikan padang
Bunga Edelweis dan Mentigi yang berdaun kemerah-merahan, pemandangan yang
menarik in tak akan dijumpai di jalur lain. Di sepanjang perjalanan kita akan
sering menjumpai Rusa, Kijang, Tupai Terbang , Lutung juga Burung-burung yang
terlihat jinak.
Di Hutan Lali Jiwo (Lali=Lupa, Jiwo=Jiwa/Pikiran), kita harus hati-hati
karena mudah tersesat, dan ada pantangan bahwa kita tidak boleh membicarakan
sesuatu yang tidak sopan atau bersikap sombong. Kelebihan
lewat jalur ini adalah dari udaranya sejuk dan lebih singkat untuk perjalanan
menuju puncak, tetapi kekurangannya yaitu tidak ada air sama sekali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar