Sudah pada taukah sedulur sekalian, kalau Pulau Sempu adalah pulau tersisa sebagai Cagar Alam yang mana statusnya adalah sebagai barometer, parameter dan indikator penelitian kawasan pesisir di selatan Pulau Jawa?
Pulau Sempu, menurut Undang-undang, merupakan Cagar Alam yang diperuntukkan untuk konservasi. Bukan Taman Wisata Alam (TWA).
Diberitakan di Radar Malang(8 Sept 2017), Pulau Sempu akan diturunkan statusnya menjadi kawasan TWA. Hal ini disebabkan membludaknya pungli yang terjadi.
Berita ini menyulut semangat sekelompok orang sehingga membentuk #aliansisavesempu yang terdiri dari organisasi pegiat lingkungan, pegiat sosial, pecinta alam, pengelola pantai Malang Selatan, akademisi, mahasiswa dan golongan-golongan lain yang masih peduli akan status Pulau Sempu sebagai Cagar Alam.
Jumat sore(15/8/17), teman-teman @kompas_oa_es berkesempatan hadir dalam ruang diskusi mengenai kasus dan solusi Pulau Sempu. Bertempat di FMIPA UB, diskusi ini dihadiri oleh #aliansisavesempu dan pihak terkait.
Menurut Agus(East Java Eco Tourism), Malang Selatan kini mengarah pada Mass Tourism. Banyak praktik illegal dari pihak travel agent yang mengadakan open trip, tour, dsb yang tidak mengetahui status pulau Sempu. Praktik seperti ini termasuk penyelenggaraan wisata alam tak bertanggungjawab.
Lain lagi dengan Sucipto(Akademisi Vokasi,Pariwisata) yang menyatakan bahwa status Sempu bisa saja diturunkan menjadi TWA, namun harus dengan perhitungan matang. Sebab menurut beliau, Kawasan Lingkungan Hidup membutuhkan biaya operasional yang banyak, sehingga biaya masuk Sempu nantinya akan mahal(bisa ratusan ribu). Hal ini juga membutuhkan analisa yg panjang dengan stakeholder.
Pihak lain dr Vokasi juga menambahkan bahwa Sempu bisa menjadi TWA asalkan harus ada 1 lembaga yang menaungi dan melalui 1 pintu. Kini banyak wisatawan yg berbasis adventure, dan tak dapat dibendung,namun dapat dipersiapkan dan dikendalikan. Dengan menjadikan Sempu sebagai TWA, tujuannya adalah untuk mensejahterakan warga sekitar.
Sedangkan Sulaiman angkat bicara dari sisi psikososial. Menurutnya, jika ingin suatu daerah sejahtera, hal pertama yg harus diperhatikan adalah kesehatan warga. Bukan soal ekonomi dulu. Karena jika warga memiliki ekonomi yg baik, namun kesehatan buruk, maka akan turun juga kesejahteraan daerah tersebut. Sehingga tidak ada alasan untuk menurunkan status Sempu menjadi TWA.
Nah, di atas adalah ringkasan diskusi status Pulau Sempu. Apakah kita sudah berkontribusi untuk alam? Apakah kita sudah memberikan yang terbaik untuk lingkungan? Apakah kita ingin keanekaragaman hayati dikikis perlahan dan hilang?
Mari bergerak.
@kompas_oa_es mendukung #aliansisavesempu !
KOMPAS JAYA!

