Short Course
Halo kompas
family...
Pada tanggal 26-27 april 2014 temen-temen kompas punya kegiatan yang
menarik dan bermanfaat loh. Short course
atau pelatihan singkat bertemakan FOREST (finding out about conservation,
preservation and safety). Short course 2014 kali ini diisi oleh pemateri kece
dari Earth Hour Malang dan juga Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu dengan konsep introducing, firming and aplication.
Oke, mau tahu lebih lanjutk? cekidot
Sebelum acara
resmi dimulai, temen-temen kompas bersama BPBD batu mendirikan tenda pleton Badan
Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang biasanya digunakan untuk tenda
pengungsian korban bencana. Mendirikan tenda sebenarnya juga termasuk materi
pelatihan oleh BPBD batu. Gambar diatas menunjukkan step by step bagaimana cara
memasangkan besi kerangka hingga menjadi atap yang kokoh. Diperlukan kerjasama
tim dan instruktur yang tegas supaya tenda cepat berdiri dan tidak memakan
waktu lama.
Setelah atap
terpasang sempurna dengan kain terpal anti hujannya, bersama-sama kita
mengangkat atap dan kitapasangkan dengan badan tenda. Satu... dua... tiga...
yeahhh badan sisi kiri sudah berdiri dan kita lanjutkan untuk sisi kanan.
Satu... dua... tiga... boooom dan tenda kita sudah berdiri. Saaatnya merapatkan
dan memastikan bahwa semua konektor sudah terpasang dengan benar. Lalu
mengikatkan tali terpal/kain anti hujan ke besi-badan tenda agar tidak terlepas
disaat ada angin menerpa.
Tenda berdiri dengan waktu kurang dari tiga jam (waktu yang cukup singkat bagi
pemula).
Dan lihat gambar dibawah ini, tendanya luas banget kan? Kayak lapangan futsal hehe.
Dan lihat gambar dibawah ini, tendanya luas banget kan? Kayak lapangan futsal hehe.
Setelah tenda berdiri, temen-temen kompas melanjutkan
memasang atribut/bendera kompas lalu beristirahat sejenak. Barulah acara resmi
dibuka pukul 2 siang, langsung sambutan dari ketua pelaksana.
| pembukaan resmi oleh Kapel |
Dilanjutkan lagi oleh pemateri dari Earth Hour Malang tentang
pembuatan biopori yang juga merupakan environment
conservation.
Kompas Family tau gak biopori itu apa?
yap, biopori adalah lubang resapan yang dibuat bertujuan untuk mengurangi sampah organic, sebagai lubang penyerap air hujan dan juga mencegah terjadinya banjir
yap, biopori adalah lubang resapan yang dibuat bertujuan untuk mengurangi sampah organic, sebagai lubang penyerap air hujan dan juga mencegah terjadinya banjir
Alat apa saja
sih yang dibutuhkan untuk membuat biopori?
1. Bor tanah (berfungsi untuk melubangi bidang
tanah sekaligus mengangkat tanah hasil galian, bor juga bisa digunakan untuk
memasukkan kompos/ sampah organic ke dalam lubang)
2. cangkul
3. golok
4. Palu
5. pahat
6. ember
7. gayung
8. Bambu
9. Pipa (pvc)
10. sendok semen
Nah habis itu
kita buat bioporinya, caranya :
Pertama, Buat
lubang silindris secara vertical ke dalam tanah dengan diameter +10 cm.
Kedalaman kurang lebih 100 cm atau sampai melampaui muka air tanah bila
tanahnya dangkal. Jarak antara lubang antara 50-100cm.
Kedua, mulut
lunang dapat diperkuat dengan semen sebesar 2-3 cm dengan tebal 2 cm
disekeliling mulut lubang
Lalu isi lubang
dengan sampah organic yang berasal dari
sampah dapur (nasi, sayur, dll), sisa tanaman, dedaunan atau pangkasan dari
rumput-rumput liar.
Oh iya, sampah
organic perlu ditambahkan ke dalam biopori secara berkala karena sampah organic
akan menyusut dan berkurang. Sampah organic akan menjadi pupuk kompos dan bisa
dipakai atau diambil pada musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang
resapan.
Temen-temen
kompas sudah dapat meteri tentang biopori nih, dan waktunya mengaplikasikan
![]() |
| pipa-membuat lubang-memasukkan sampah organik-jadilah biopori |
![]() | ||
| JADILAH BIOPORI |
Udah tau kan cara bikin biopori, semoga ilmunya bermanfaat dan bisa dipraktekan di lingkungan rumah sekitar. Lanjut pemberian cinderamata untuk pemateri
| pemberian vandel oleh kapel :) |
Bersambung,
Lanjut ke
Mitigasi Bencana oleh BPBD Kota Batu




