Minggu, 01 Juni 2014

Short Course 1 "FOREST" 2014



Short Course

Halo kompas family...
Pada tanggal 26-27 april 2014 temen-temen kompas punya kegiatan yang menarik dan bermanfaat loh.  Short course atau pelatihan singkat bertemakan FOREST (finding out about conservation, preservation and safety). Short course 2014 kali ini diisi oleh pemateri kece dari Earth Hour  Malang dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu dengan konsep introducing, firming and aplication.
Oke, mau tahu lebih lanjutk? cekidot
 
memasang kerangka - atap tenda

Sebelum acara resmi dimulai, temen-temen kompas bersama BPBD batu mendirikan tenda pleton Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang biasanya digunakan untuk tenda pengungsian korban bencana. Mendirikan tenda sebenarnya juga termasuk materi pelatihan oleh BPBD batu. Gambar diatas menunjukkan step by step bagaimana cara memasangkan besi kerangka hingga menjadi atap yang kokoh. Diperlukan kerjasama tim dan instruktur yang tegas supaya tenda cepat berdiri dan tidak memakan waktu lama.
 
 

Setelah atap terpasang sempurna dengan kain terpal anti hujannya, bersama-sama kita mengangkat atap dan kitapasangkan dengan badan tenda. Satu... dua... tiga... yeahhh badan sisi kiri sudah berdiri dan kita lanjutkan untuk sisi kanan. Satu... dua... tiga... boooom dan tenda kita sudah berdiri. Saaatnya merapatkan dan memastikan bahwa semua konektor sudah terpasang dengan benar. Lalu mengikatkan tali terpal/kain anti hujan ke besi-badan tenda agar tidak terlepas disaat ada angin menerpa. Tenda berdiri dengan waktu kurang dari tiga jam (waktu yang cukup singkat bagi pemula).

Dan lihat gambar dibawah ini, tendanya luas banget kan? Kayak lapangan futsal hehe.
TENDA SUDAH BERDIRI

pemasangan bendera kompas
Setelah tenda berdiri, temen-temen kompas melanjutkan memasang atribut/bendera kompas lalu beristirahat sejenak. Barulah acara resmi dibuka pukul 2 siang, langsung sambutan dari ketua pelaksana.

pembukaan resmi oleh Kapel


Dilanjutkan lagi oleh pemateri dari Earth Hour Malang tentang pembuatan biopori yang juga merupakan environment conservation.

Kompas Family tau gak biopori itu apa?
yap, biopori adalah lubang resapan yang dibuat bertujuan untuk mengurangi sampah organic, sebagai lubang penyerap air hujan dan juga mencegah terjadinya banjir

Alat apa saja sih yang dibutuhkan untuk membuat biopori?
1.  Bor tanah (berfungsi untuk melubangi bidang tanah sekaligus mengangkat tanah hasil galian, bor juga bisa digunakan untuk memasukkan kompos/ sampah organic ke dalam lubang)
2.  cangkul
3.  golok
4.  Palu
5.  pahat
6.  ember
7.  gayung
8.  Bambu
9.  Pipa (pvc)
10. sendok semen

Nah habis itu kita buat bioporinya, caranya :
Pertama, Buat lubang silindris secara vertical ke dalam tanah dengan diameter +10 cm. Kedalaman kurang lebih 100 cm atau sampai melampaui muka air tanah bila tanahnya dangkal. Jarak antara lubang antara 50-100cm.
Kedua, mulut lunang dapat diperkuat dengan semen sebesar 2-3 cm dengan tebal 2 cm disekeliling mulut lubang
Lalu isi lubang dengan  sampah organic yang berasal dari sampah dapur (nasi, sayur, dll), sisa tanaman, dedaunan atau pangkasan dari rumput-rumput liar.
Oh iya, sampah organic perlu ditambahkan ke dalam biopori secara berkala karena sampah organic akan menyusut dan berkurang. Sampah organic akan menjadi pupuk kompos dan bisa dipakai atau diambil pada musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang resapan.
Temen-temen kompas sudah dapat meteri tentang biopori nih, dan waktunya mengaplikasikan
 
pipa-membuat lubang-memasukkan sampah organik-jadilah biopori


JADILAH BIOPORI



Udah tau kan cara bikin biopori, semoga ilmunya bermanfaat dan bisa dipraktekan di lingkungan rumah sekitar. Lanjut pemberian cinderamata untuk pemateri
pemberian vandel oleh kapel :)

Bersambung,
Lanjut ke Mitigasi Bencana oleh BPBD Kota Batu