Jumat, 11 Desember 2015

PENANAMAN BAKAU PANTAI CLUNGUP 2015

Kompas OA-ES mengadakan sebuah program kegiatan tanam bakau di salah satu tempat konservasi bakau, tepatnya di pantai clungup malang selatan. Tema yang digunakan dalam kegiatan kali ini adalah  Believe with your heart. Proof with your act. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober sampai 1 November 2015. Pantai Clungup terletak di desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, jawa Timur. Pantai ini berbatasan langsung dengan Samudra Indonesia. Akses menuju pantai Clungup (tempat konservasi bakau) dari kota Malang (FISIP UB) menggunakan transportasi umum angkutan kota sejumlah 2 unit (AL) mengikuti arah Turen dan Sendang Biru. Ada batas wilayah dimana kendaraan roda empat dari pengunjung tidak bisa memasuki wilayah registrasi masuk pantai Clungup. Kendaraan pengunjung harus diparkir sekitar 1 km dari tempat registrasi masuk pantai Clungup. Di pantai clungup, ada juga deretan pantai lain yaitu Gatra, Tiga Warna, dan Asmoro. Area konservasi yang dijadikan tempat pelaksanaan proker tanam bakau Kompas OA ES kali ini adalah pantai Asmoro dan Clungup. Dengan jumlah bibit bakau yang akan ditanam sebanyak 200 bibit dan di bagi 100 bibit di pantai Asmoro. 100 bibit di pantai Clungup.



Program ini di dampingi oleh anggota dari Pokmaswas Bhakti Alam Sendang Biru. Lahan konservasi yang dikelola oleh POKMASWAS adalah seluas 210 hektare. Dan sudah berhasil dikelola seluas 81 hektar yang di khususkan untuk konservasi bakau. Dalam proker tanam bakau Kompas OA ES kali ini memilih jenis bakau mentigi yang memiliki nama latin Ceriops tagal. Deskripsi dari bakau jenis mentigi : Pohon kecil atau semak dengan ketinggian mencapai 25 m. Kulit kayu berwarna abu-abu kadang juga coklat, halus dan pangkalnya menggelembung. Pohon bakau ini seringkali memiliki akar tunjang yang kecil. Ekologi dari bakau mentigi yaitu membentuk belukar yang rapat pada pinggir daratan dari hutan pasang dan surut atau pada areal yang tergenang oleh pasang tinggi dengan tanah memiliki sistem pengerinbgan baik. Juga terdapat di sepanjang tambak. Menyukai substrat tanah liat, dan kemungkinan berdampingan dengan C.decandra.

Manfaat bakau bagi kehidupan manusia sangatlah penting. Begitu pula manfaatnya bagi keseimbangan ekosistem dan lingkungan. Diantaranya :
1.  Melindungi pantai dari erosi dan abrasi
2. Melindungi pemukiman penduduk dari terpaan badai dan angin laut secara langsung
3.  Mencegah intrusi air laut
4.Tempat hidup dan berkembang biak berbagai satwa liat seperti ikan, udang, keppiting, burung, dll
5.Menghasilkan bahan alami yang bernilai ekonomis seperti kayu untuk bahan bangunan, bahan pembuatan kapal, dan kayu bakar
6.    Memiliki potensi edukasi dan pariwisata
7.    Mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan CO2 dari udara

baca juga di GROW UP WITH MANGROVE


By: Syaiful A.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar