Kompas
OA-ES mengadakan sebuah program kegiatan tanam bakau di salah satu tempat
konservasi bakau, tepatnya di pantai clungup malang selatan. Tema yang
digunakan dalam kegiatan kali ini adalah Believe with your heart. Proof with your act. Kegiatan
yang dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober sampai 1 November 2015. Pantai
Clungup terletak di desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten
Malang, jawa Timur. Pantai ini berbatasan langsung dengan Samudra Indonesia. Akses
menuju pantai Clungup (tempat konservasi bakau) dari kota Malang (FISIP UB)
menggunakan transportasi umum angkutan kota sejumlah 2 unit (AL) mengikuti arah
Turen dan Sendang Biru. Ada batas wilayah dimana kendaraan roda empat dari
pengunjung tidak bisa memasuki wilayah registrasi masuk pantai Clungup.
Kendaraan pengunjung harus diparkir sekitar 1 km dari tempat registrasi masuk
pantai Clungup. Di
pantai clungup, ada juga deretan pantai lain yaitu Gatra, Tiga Warna, dan
Asmoro. Area konservasi yang dijadikan tempat pelaksanaan proker tanam bakau
Kompas OA ES kali ini adalah pantai Asmoro dan Clungup. Dengan jumlah bibit
bakau yang akan ditanam sebanyak 200 bibit dan di bagi 100 bibit di pantai
Asmoro. 100 bibit di pantai Clungup.
Program
ini di dampingi oleh anggota dari Pokmaswas Bhakti Alam Sendang Biru. Lahan
konservasi yang dikelola oleh POKMASWAS adalah seluas 210 hektare. Dan sudah
berhasil dikelola seluas 81 hektar yang di khususkan untuk konservasi bakau.
Dalam proker tanam bakau Kompas OA ES kali ini memilih jenis bakau mentigi yang
memiliki nama latin Ceriops tagal. Deskripsi
dari bakau jenis mentigi : Pohon
kecil atau semak dengan ketinggian mencapai 25 m. Kulit kayu berwarna abu-abu
kadang juga coklat, halus dan pangkalnya menggelembung. Pohon bakau ini
seringkali memiliki akar tunjang yang kecil. Ekologi dari bakau mentigi yaitu
membentuk belukar yang rapat pada pinggir daratan dari hutan pasang dan surut
atau pada areal yang tergenang oleh pasang tinggi dengan tanah memiliki sistem
pengerinbgan baik. Juga terdapat di sepanjang tambak. Menyukai substrat tanah
liat, dan kemungkinan berdampingan dengan C.decandra.
Manfaat
bakau bagi kehidupan manusia sangatlah penting. Begitu pula manfaatnya bagi
keseimbangan ekosistem dan lingkungan. Diantaranya :
1. Melindungi
pantai dari erosi dan abrasi
2. Melindungi
pemukiman penduduk dari terpaan badai dan angin laut secara langsung
3. Mencegah
intrusi air laut
4.Tempat
hidup dan berkembang biak berbagai satwa liat seperti ikan, udang, keppiting,
burung, dll
5.Menghasilkan
bahan alami yang bernilai ekonomis seperti kayu untuk bahan bangunan, bahan
pembuatan kapal, dan kayu bakar
6. Memiliki
potensi edukasi dan pariwisata
7. Mitigasi
perubahan iklim melalui penyerapan CO2 dari udara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar