Mengawali pembekalan materi dasar
tentang outdoor activity, KOMPAS OUTDOOR ACTIVITY & ENVIRONMENTAL STUDIES
FISIP UB mengadakan Diskusi Keilmuan di Gedung prof. Yogi Sugito FISIP,
UNIVERSITAS BRAWIJAYA. Kegiatan ini ditujukan kepada calon peserta DIKLATSAR
KE-10. Diskusi yang diadakan pada Hari Sabtu tanggal 9 Januari 2016 ini
bermaterikan tentang
“Savety Prosedur berkegiatan di Luar Ruangan.” yang
disampaikan oleh Dinno Taufiq, anggota KOMPAS Outdoor Activity &Environmental
Studies ke-9. Savety prosedur perlu
diperhatikan dari pra-acara hingga jalannya acara. Hal-hal yang perlu
diperhatikan sebelum berkegiatan di luar ruangan adalah kesiapan fisik dan
perlengkapan pribadi maupun kelopmpok. Selain itu, manajemen perjalanan juga perlu
direncanakan matang-matang, meliputi estimasi waktu perjalanan, pos-pos,
tempat-tempat tertentu, seperti sumber air, hutan rindang, dan sebagainya.
Tujuan dari manajemen perjalanan ini adalah untuk membuat perjalanan yang
efektif dan efisien.
Materi
ke-dua adalah materi tentang manajemen konsumsi yang disampaikan oleh Ayu Rizki
Amalia, anggota KOMPAS Outdoor Activity &Environmental Studies ke-9.
Manajemen konsumsi perlu diperhatikan sebab berkegiatan di luar ruangan perlu
memilih dan memilah bahan-bahan dan peralatan makanan yang dibawa. Selain itu,
dalam materi ini juga disampaikan bagaimana memperlambat basinya bahan makanan,
cara membawa bahan makanan agar efisien saat perjalanan dan bagaimana pembagian
membawa perlengkapan masak memasak.
Materi
selanjutnya disampaikan oleh Rahardiyan Septa, salah satu anggota KOMPAS
Outdoor Activity &Environmental Studies ke-5, tentang makna Petualang. Petualang
adalah orang yang menyukai hal baru, tantangan dan sesuatu yang menguji
adrenalin. Petualang bukanlah orang yang menjelajah untuk mencari kesenangan
semata, namun juga menjaga lingkungan sekitar selama perjalanan. Hakekat dari seorang petualang adalah mencari
pelajaran baru dari setiap perjalanan dan kegiatannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar