Sabtu, 25 Januari 2014

Grow up with Mangrove


Libur telah tiba, libur telah tiba horee horee horeee, simpanlah tas dan bukumu....

Nah setelah melewati masa UAS (Ujian Ampuuun Susahnya) selama 2 minggu, akhirnya kita memasuki masa liburan. Tetapi Kompas Family punya kegiatan sendiri loh untuk mengisi masa kekosongannya. Walaupun banyak yang udah gak sabaran mau cepet-cepet pulang kampung ketemu emak sama bapak dirumah. Terima kasih buat temen-temen yang udah nyempetin dan mau nyisihin dua hari liburnya bersama KOMPAS OA ES. Dua hari yang diisi dengan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat tentunya, sekalian refreshing setelah melewati masa-masa stress ngerjain UAS. Yaaap menanam bakau di pesisir pantai. kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18-19 januari 2014 di Desa Nguling Kabupaten Pasuruan.

kompas family membawa bibit bakau


Sebelumnya kalian udah kenal bakau? Bakau biasanya disebut juga dengan MANGROVE
Menurut Om Wiki Bakau itu....

Pohon besar, dengan akar tunjang yang menyolok dan bercabang-cabang. Tinggi total 4-30 meter, dengan tinggi akar mencapai 0.5-2 m atau lebih di atas lumpur, dan diameter batang mencapai 50 cm. Bakau merupakan salah satu jenis pohon penyusun utama ekosistem  hutan bakau. Daun tunggal, terletak berhadapan, terkumpul di ujung ranting, dengan kuncup tertutup daun penumpu yang menggulung runcing. Helai daun eliptis, tebal licin serupa kulit, hijau atau hijau muda kekuningan, berujung runcing, bertangkai, 3,5-13 × 7-23 cm. Daun penumpu cepat rontok, meninggalkan bekas serupa cincin pada buku-buku yang menggembung.

bibit bakau
Bunga berkelompok dalam payung tambahan yang bertangkai dan menggarpu di ketiak, 2-4-8-16 kuntum, berbilangan 4. Tabung kelopak bertaju sekitar 1,5 cm, kuning kecoklatan atau kehijauan, melengkung. Daun mahkota putih berambut atau gundul agak kekuningan, bergantung jenisnya. Perbungaan terjadi sepanjang tahun. Buah bakau, perhatikan hipokotilnya yang berwarna hijau memanjang. Buah berbentuk telur memanjang sampai mirip buah pir yang kecil, hijau coklat kotor. hipokotil tumbuh memanjang, silindris, hijau, kasar atau agak halus berbintil-bintil.

Udah tau kan sekarang? udaaah dong

Tau gak sih kalian apa manfaatnya si Bakau ini?
1. Perlindungan terhadap bencana alam
Vegetasi hutan bakau melindungi bangunan, tanaman pertanian atau vegetasi alami dari kerusakan akibat badai atau angin yang mengandung garam melalui penyaringannya.

2. Pengendapan lumpur dan Penambah Unsur Hara
Fisik bakau yang cenderung memperlambat aliran air dan terjadi pengendapan. pengendapan yang berhubungan erat dengan penghilan racun dan unsure hara air.
3. Memelihara Proses Alam
Bakau punya perana tinggi berkaitan dengan penyeimbang ekologis, mencegah abrasi pantai oleh air laut. Pokoknya berkaitan juga deh dengan gemorfologi, geologi, dan lain lainnya.

Udah kenal sama si Bakau kan?????
Sekarang bagaimana cara penanamannya?
Pertama, kita buat lubang ditempat yang mau ditanamin
Kedua, Masukan bibit-bibit bakau
Ketiga, kubur bagian akar bibit dan sekalian tancapkan acir/bambu yang berfungsi sebagai
penyangga dan penopang bibit dari angin kencang. Dan bibit siap untuk tumbuh menjadi pohon bakau pemberi banyak manfaat.

KEJADIAN DI BALIK LAYAR

Perjalanan dimulai jam 08.00 pagi berangkat dari secretariat kompas yaitu Ruang Kuliah Bersama Universitas Brawijaya dan sampai di lokasi menjelang Dhuhur, kami istirahat sebentar dan penanaman dimulai pukul 14.00 - menjelang maghrib. Setelah itu...

Sebenarnya kegiatan KOMPAS OA ES tidak hanya penanaman bakau, tetapi juga ada sosialisasi untuk rencana bisnis (bisniss plan) yang nantinya akan berguna bagi masyarakat setempat. Berupa pemberian skill dan pelatihan untuk usaha kedepannya. Tapi karena keadaan di lapangan kurang mendukung jadinya kegiatan sosialisasi bisniss plan ini di pending dulu. Dan Untuk hari kedua, kami dengan semangat menanam bibit bakau tak terasa kami berhasil menyelesaikan dalam waktu lebih cepat dari kemaren. Mungkin karena sudah terbiasa. Kompas Family selama di Desa Nguling menginap di rumah warga setempat. 

Terimakasih buat Pak Mukharim selaku pemandu dan coordinator kami dalam penanaman bakau. Terima kasih buat warga yang rela rumahnya kami singgahi dan kami berantakin. Terima kasih juga buat ibuk-ibuk yang udah masakin makan kita selama disana. Dan Terima kasih juga buat keluarga besar KOMPAS OA ES.

berikut dokumentasi:








oh iya, penanaman bakau ini juga termasuk program kerja terakhir kepengurusan 2013 loh.

TERIMA KASIH

Pesan dari Admin: Save Our Ecosystem!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar